Bersyukurlah
Anyway..... To my beloved readers thankyou for visit my blog dan selamat membaca!
Apa kabar kalian semua. Tema kali ini apa ya. Aku sendiri juga bingung. Cuma lagi pengen aja nulis what i feeling right now. Btw kalian pernah nggak sih ngerasa kehidupan ini makin lama makin rumit permasalahannya? Soal memahami orang-orang disekitar kita, lingkungan kita. Kadang suka pusing gitu, bahkan sama hal yang sedang kita pelajari. Kadang ngerasa capek banget ngertiin kehidupan itu. Sampe kadang tuh jenuh banget. Dan pas kita lagi ngerasa bimbang gitu, trus kita cerita ke temen kita ada yang bilang "jangan menyerah, gada orang yang diciptakan bodoh" trus dateng satu lagi temen kita bilang "gada orang bodoh, yang ada orang yang nggak punya tujuan hidup" trus dateng lagi dia bilang "gada kata punya tujuan hidup, yang ada orang yang nggak mau berfikir". Yah ,ujung-ujungnya kita ga dapet whats the point. Yang ada malah bikin kita ke push dan tertekan gitu.
Pas kita lagi ngerasa hidup ini susah banget, masalahnya ga habis-habis, Sampe-sampe mau ketemu orang jadi males coba deh sekali-kali syukuri dan ambil hikmah apa yang sudah/lagi kita alami. Bersyukur itu hal sepele dan sering diabaikan setiap orang(termasuk aku). Dengan syukur kita bisa lebih tenang. Kita jadi bisa lebih percaya sama ketentuan-ketentuan Allah gitu. Tau nggak, bisa jadi waktu kamu berharap hidupmu bisa seperti hidup orang lain, mungkin saat itu juga ada seseorang yang berharap hidupnya seperti hidupmu. Syukuri aja hidupmu sekarang, karena yang kita perlukan sebenarnya adalah rasa syukur yang harus selalu baru.
Beban berat itu mungkin cara Yang Maha Pasti untuk melatihmu, bukan hanya rasa sakit yang didapatkan, namun juga kekuatan turut dihadirkan. Kebahagiaan juga sering banget kita konsep kan secara tidak adil. Saat kebahagiaan itu hadir kita pura-pura tidak tahu hingga lupa untuk merawatnya dengan cara terbaik ; bersyukur. Emang hidup itu tempatnya ujian kok. Kita pasti akan ngerasa capek, jenuh. Tapi kalo kita niatin semuanya dengan ibadah, in shaa allah nilainya akan beda. Akan ada pahala didalamnya.
Melakukan dan menemukan hal baik untuk disyukuri itu sederhana, kadang kebaikan itu berupa obrolan manis antara driver taxi online yang kita tumpangi, atau nggak ,tukang parkir yang menyapa "selamat pagi" ke kita. Kalau kita jeli, kebaikan itu setiap hari ada. Setiap hari hidupmu dipenuhi dengan orang-orang baik. Dunia jadi menyenangkan bukan? kita jadinya nggak cuma mikirin masalah kita aja. Kita jadi lebih bersyukur di satu hari itu yang kita hadepin bukan cuma masalah, tapi juga ada aja hal baik yang terjadi.
Hidup kita ini juga bukan formula yang mutlak. Kadang kita nanya "kalau aku, bagaimana?" "pentingkah aku?" setiap manusia itu punya porsi yang saling melengkapi. Menjadi apapun kita tumbuh, mawar misalnya, itu nggak buat kita jadi lebih buruk rupanya dari kembang lain. Cuma kebunnya aja yang beda. Dan itu gada salahnya sama sekali.
Coba deh merem, inget-inget nikmat apa yang udah Allah kasih ke kamu seharian ini, trus senyum sambil bilang dalam hati "terimakasih ya Allah, terimakasih atas segalanya"
Bersyukur itu menjadi hal paling baik dalam menerima harimu. Gada yang namanya hari sial. Itu adalah bagaimana kamu menyikapinya. Percayalah :)
Apa kabar kalian semua. Tema kali ini apa ya. Aku sendiri juga bingung. Cuma lagi pengen aja nulis what i feeling right now. Btw kalian pernah nggak sih ngerasa kehidupan ini makin lama makin rumit permasalahannya? Soal memahami orang-orang disekitar kita, lingkungan kita. Kadang suka pusing gitu, bahkan sama hal yang sedang kita pelajari. Kadang ngerasa capek banget ngertiin kehidupan itu. Sampe kadang tuh jenuh banget. Dan pas kita lagi ngerasa bimbang gitu, trus kita cerita ke temen kita ada yang bilang "jangan menyerah, gada orang yang diciptakan bodoh" trus dateng satu lagi temen kita bilang "gada orang bodoh, yang ada orang yang nggak punya tujuan hidup" trus dateng lagi dia bilang "gada kata punya tujuan hidup, yang ada orang yang nggak mau berfikir". Yah ,ujung-ujungnya kita ga dapet whats the point. Yang ada malah bikin kita ke push dan tertekan gitu.
Pas kita lagi ngerasa hidup ini susah banget, masalahnya ga habis-habis, Sampe-sampe mau ketemu orang jadi males coba deh sekali-kali syukuri dan ambil hikmah apa yang sudah/lagi kita alami. Bersyukur itu hal sepele dan sering diabaikan setiap orang(termasuk aku). Dengan syukur kita bisa lebih tenang. Kita jadi bisa lebih percaya sama ketentuan-ketentuan Allah gitu. Tau nggak, bisa jadi waktu kamu berharap hidupmu bisa seperti hidup orang lain, mungkin saat itu juga ada seseorang yang berharap hidupnya seperti hidupmu. Syukuri aja hidupmu sekarang, karena yang kita perlukan sebenarnya adalah rasa syukur yang harus selalu baru.
Beban berat itu mungkin cara Yang Maha Pasti untuk melatihmu, bukan hanya rasa sakit yang didapatkan, namun juga kekuatan turut dihadirkan. Kebahagiaan juga sering banget kita konsep kan secara tidak adil. Saat kebahagiaan itu hadir kita pura-pura tidak tahu hingga lupa untuk merawatnya dengan cara terbaik ; bersyukur. Emang hidup itu tempatnya ujian kok. Kita pasti akan ngerasa capek, jenuh. Tapi kalo kita niatin semuanya dengan ibadah, in shaa allah nilainya akan beda. Akan ada pahala didalamnya.
Melakukan dan menemukan hal baik untuk disyukuri itu sederhana, kadang kebaikan itu berupa obrolan manis antara driver taxi online yang kita tumpangi, atau nggak ,tukang parkir yang menyapa "selamat pagi" ke kita. Kalau kita jeli, kebaikan itu setiap hari ada. Setiap hari hidupmu dipenuhi dengan orang-orang baik. Dunia jadi menyenangkan bukan? kita jadinya nggak cuma mikirin masalah kita aja. Kita jadi lebih bersyukur di satu hari itu yang kita hadepin bukan cuma masalah, tapi juga ada aja hal baik yang terjadi.
Hidup kita ini juga bukan formula yang mutlak. Kadang kita nanya "kalau aku, bagaimana?" "pentingkah aku?" setiap manusia itu punya porsi yang saling melengkapi. Menjadi apapun kita tumbuh, mawar misalnya, itu nggak buat kita jadi lebih buruk rupanya dari kembang lain. Cuma kebunnya aja yang beda. Dan itu gada salahnya sama sekali.
Coba deh merem, inget-inget nikmat apa yang udah Allah kasih ke kamu seharian ini, trus senyum sambil bilang dalam hati "terimakasih ya Allah, terimakasih atas segalanya"
Bersyukur itu menjadi hal paling baik dalam menerima harimu. Gada yang namanya hari sial. Itu adalah bagaimana kamu menyikapinya. Percayalah :)
Oh
BalasHapusTapi kadang rasa syukur itu ketutup sama perasaan selalu kurang, kaya pribahasa rumput tetangga lebih hijau dari rumah sendiri hehehe
BalasHapusSemangaattt nulisnya raf :)))
Ah betul banget sih. Kadang gampang emang kalo cuma ngomong doang. Ya ,apasalahnya kan merubah kebiasaan lama untuk jd lbh baik ;)
Hapus